Selasa, 30 September 2014

VELODROM: ANTARA SEPEDA DAN BUKU BEKAS

September 30, 2014 0 Comments

VELODROM, saat mendengar kata itu yang terlintas di kepalaku adalah suatu tempat yang keren dan bersejarah. Kata ini pertama kali kudengar di malang. Saat mencari lokasi wisata buku, seseorang memberi tahu saya, “Di Wilis mbak….. atau di Jl. Bondowoso… atau bisa juga di Velodrom, tapi yang di velodrom itu buku bekas semua mbak….”. Wow…., ada toko-toko buku bekas di bangunan keren…. Kayaknya layak nih untuk dikunjungi.
Setelah searching-searching di google, saya baru tahu, ternyata velodrom itu adalah sebuah arena balap sepeda husus. lengkapnya bisa baca di http://thevelodrome.com/us/. Velodrom Kota malang terletak di Jl. Danau Jonge, daerah Sawojajar.

Berbekal info dari internet dan GPS, sampailah saya di velodrom.  Kios-kios penjual buku berbaris rapi mengelilingi sisi kiri bangunan velodrom. Jalan yang melingkari bangunan velodrom ini ada 2, yaitu jalur lingkar bagian dalam dan bagian luar. Jalur bagian dalam inilah yang ditempati oleh kios-kios penjual buku-buku bekas. Sementara jalur bagian luar velodrom ini digunakan untuk pasar pagi, husus untuk hari minggu saja. Sayangnya saya tidak ke velodrom pada hari minggu.

Kios-kios buku ini berjajar rapi, menawarkan berbagai macam bacaan, mulai dari komik, novel, majalah, buku-buku pelajaran, kamus, dan buku-buku lainnya.
 Harganya bervariasi, mulai dari Rp. 3.000. Murah banget kan……????? Mulailah saya hunting buku-buku yang saya butuhkan. Dari satu kios ke kios yang lain. This is it...!!!. Saya dapat buku-buku ini. Dan harganya…? Lovely. Lima buku ini, saya beli dengan harga Rp. 50.000.
Padahal kalau saya beli buku ini di toko buku baru, 1 buku saja harganya sudah puluhan ribu. Kebetulan hari sebelumnya saya sudah ngintip-ngintip buku di Gramedia dan Toga Mas…. Hehehe

Senang…? Pasti.
Puas…? Iya dong….
Walaupun bukunya bekas, kondisi masih terawat. Bahkan sebagian buku-bukunya juga dibungkus plastik. Nggak kalah sama yang baru. Buku-bukunya juga nggak semua buku lama lho… Banyak juga buku-buku baru. Bahkan, saat saya membaca di salah satu kios, ada pembeli yang mencari buku pelajaran kurikulum 2013. Dan si pemilik kios punya bukunya.
Menariknya lagi, di kios-kios ini kita bisa sambil ngobrol-ngobrol dengan penjual yang ramah-ramah. Walaupun kita nggak beli, hanya baca-baca aja, mereka tetap memberikan senyum manisnya dan tetap bicara dengan ramah dengan kita.

So, kalau Anda ke Malang, sempatkanlah mampir di Velodrom kota malang.
Di Indonesia, kalau tidak salah, hanya ada 2 velodrom. Satu di Malang, yang satu lagi di Jakarta. Selamat belanja dan merasakan sensasi jalan-jalan yang berbeda di Velodrom, tempat bertemunya sepeda dan buku bekas :)

Siti Rohmanatin Fitriani
Malang, 30 September 2014