VELODROM, saat
mendengar kata itu yang terlintas di kepalaku adalah suatu tempat yang keren
dan bersejarah. Kata ini pertama kali kudengar di malang. Saat mencari lokasi wisata
buku, seseorang memberi tahu saya, “Di Wilis mbak….. atau di Jl. Bondowoso…
atau bisa juga di Velodrom, tapi yang di velodrom itu buku bekas semua mbak….”.
Wow…., ada toko-toko buku bekas di bangunan keren…. Kayaknya layak nih untuk
dikunjungi.
Setelah
searching-searching di google, saya baru tahu, ternyata velodrom itu adalah sebuah
arena balap sepeda husus. lengkapnya bisa baca di http://thevelodrome.com/us/. Velodrom Kota malang terletak di Jl. Danau Jonge, daerah Sawojajar.
Berbekal info dari
internet dan GPS, sampailah saya di velodrom. Kios-kios penjual buku berbaris rapi
mengelilingi sisi kiri bangunan velodrom. Jalan yang melingkari bangunan
velodrom ini ada 2, yaitu jalur lingkar bagian dalam dan bagian luar. Jalur
bagian dalam inilah yang ditempati oleh kios-kios penjual buku-buku bekas. Sementara
jalur bagian luar velodrom ini digunakan untuk pasar pagi, husus untuk hari
minggu saja. Sayangnya saya tidak ke velodrom pada hari minggu.
Kios-kios buku ini
berjajar rapi, menawarkan berbagai macam bacaan, mulai dari komik, novel,
majalah, buku-buku pelajaran, kamus, dan buku-buku lainnya.
Harganya bervariasi, mulai dari Rp. 3.000. Murah banget kan……????? Mulailah saya hunting buku-buku yang saya butuhkan. Dari satu kios ke kios yang lain. This is it...!!!. Saya dapat buku-buku ini. Dan harganya…? Lovely. Lima buku ini, saya beli dengan harga Rp. 50.000.
Padahal kalau saya beli buku ini di toko buku baru, 1 buku saja harganya sudah puluhan ribu. Kebetulan hari sebelumnya saya sudah ngintip-ngintip buku di Gramedia dan Toga Mas…. Hehehe
Harganya bervariasi, mulai dari Rp. 3.000. Murah banget kan……????? Mulailah saya hunting buku-buku yang saya butuhkan. Dari satu kios ke kios yang lain. This is it...!!!. Saya dapat buku-buku ini. Dan harganya…? Lovely. Lima buku ini, saya beli dengan harga Rp. 50.000.
Padahal kalau saya beli buku ini di toko buku baru, 1 buku saja harganya sudah puluhan ribu. Kebetulan hari sebelumnya saya sudah ngintip-ngintip buku di Gramedia dan Toga Mas…. Hehehe
Senang…? Pasti.
Puas…? Iya dong….
Walaupun bukunya bekas,
kondisi masih terawat. Bahkan sebagian buku-bukunya juga dibungkus plastik. Nggak
kalah sama yang baru. Buku-bukunya juga nggak semua buku lama lho… Banyak juga
buku-buku baru. Bahkan, saat saya membaca di salah satu kios, ada pembeli yang
mencari buku pelajaran kurikulum 2013. Dan si pemilik kios punya bukunya.
Menariknya lagi, di kios-kios ini kita bisa sambil ngobrol-ngobrol dengan penjual yang ramah-ramah. Walaupun kita nggak beli, hanya baca-baca aja, mereka tetap memberikan senyum manisnya dan tetap bicara dengan ramah dengan kita.
Menariknya lagi, di kios-kios ini kita bisa sambil ngobrol-ngobrol dengan penjual yang ramah-ramah. Walaupun kita nggak beli, hanya baca-baca aja, mereka tetap memberikan senyum manisnya dan tetap bicara dengan ramah dengan kita.
So, kalau Anda ke
Malang, sempatkanlah mampir di Velodrom kota malang.
Di Indonesia, kalau tidak salah, hanya ada 2 velodrom. Satu di Malang, yang satu lagi di Jakarta. Selamat belanja dan merasakan sensasi jalan-jalan yang berbeda di Velodrom, tempat bertemunya sepeda dan buku bekas :)
Siti Rohmanatin Fitriani
Malang, 30 September 2014
Di Indonesia, kalau tidak salah, hanya ada 2 velodrom. Satu di Malang, yang satu lagi di Jakarta. Selamat belanja dan merasakan sensasi jalan-jalan yang berbeda di Velodrom, tempat bertemunya sepeda dan buku bekas :)
Siti Rohmanatin Fitriani
Malang, 30 September 2014





Tidak ada komentar:
Posting Komentar